Bertani Organik
Tuesday, October 8, 2019
Menampilkan data yang tepotong pada Pandas
Okay, kali ini kita akan belajar bagaimana menampilkan data secara keseluruhan. Pada posting kali ini yang akan digunakan adalah library Pandas,dan jupyter notebook.
kode 1:
menghitung jumlah row dan kolom
langkahnya :
a. bikin data dulu ya :
misal :
data karyawan
karyawan = [('jack', 34, 'Sydney', 5, 111, 112, 134, 122, 445, 122, 111, 15, 111, 112, 134, 122, 1445, 122, 111, 15, 111, 112, 134, 122, 445, 122, 111),
('Riti', 31, 'Delhiaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa', 27, 211, 212, 234, 222, 2445, 222, 211, 25, 211, 212, 234, 222, 2445, 222, 211, 25, 211, 212, 234, 222, 2445, 222, 211),
('Aadi', 16, 'Tokyo', 39, 311, 312, 334, 322, 3445, 322, 311, 35, 311, 312, 334, 322, 3445, 322, 311, 35,311, 312, 334, 322, 3445, 322, 311),
('Sunil', 41, 'Delhi', 412, 411, 412, 434, 422, 4445, 422, 411, 45, 411, 412, 434, 422, 4445, 422, 411,45, 411, 412, 434, 422, 4445, 422, 411),
('Veena', 33, 'Delhi', 54, 511, 512, 534, 522, 5445, 522, 511, 55, 511, 512, 534, 522, 5445, 522, 511,55, 511, 512, 534, 522, 5445, 522, 511),
('Shaunak', 35, 'Mumbai', 665, 611, 612, 634, 622, 6445, 622, 611, 65, 611, 612, 634, 622, 6445, 622,611, 65, 611, 612, 634, 622, 6445, 622, 611),
('Shaun', 35, 'Colombo', 711, 711, 712, 734, 722, 7445, 722, 711, 75, 711, 712, 734, 722, 7445, 722, 711,75, 711, 712, 734, 722, 7445, 722, 711)
]
Dibikin data frame dengan menggunakan pd.DataFrame(karyawan, column (nama kolom) = ['A'... sampai 'AA'])
empDfObj = pd.DataFrame(karyawan, columns=['A', 'B', 'C', 'D', 'E', 'F', 'G', 'H', 'I', 'J', 'K', 'L', 'M', 'N', 'O', 'P','Q', 'R', 'S', 'T', 'U', 'V', 'W', 'X', 'Y', 'Z', 'AA'])
nambah row
empDfObj = empDfObj.append([empDfObj] * 8, ignore_index=True)
tampilkan jumlah kolom dan baris :
print('Jumlah kolom di Dataframe : ', len(empDfObj.columns))
print('Jumlah baris di Dataframe : ', len(empDfObj.index))
columns = kolom
index = row / baris
Tampilannya akan dipersingkat dan akan banyak yang disembunyikan
Pandas memiliki settingan tambahan untuk menampilkan isi data
pd.set_option(pat, value)
pat : display.max_rows, .max_columns, width.max_colwidth value : None, -1
pd.set_option('display.max_rows', None) menampilkan semua baris
pd.set_option('display.max_columns', None) menampilkan semua kolom (minimum kolom yang ditampilkan 10) , none dapat diganti angka diatas 10
pd.set_option('display.width', None)
pd.set_option('display.max_colwidth', -1)
Wednesday, October 2, 2019
Serendipity pada sistem rekomendasi
Sharing - sharing ah... setelah sekian lama ndak ngupdate Blog ini. Sekalian mendokumentasikan proses kepusingan dalam menyelesaikan tugas belajar. Fyi, saat ini saya baru berusaha untuk menyelesaikan tantangan. tantangan itu adalah mendapatkan apa yang dinamakan nilai "serendipity" dalam sistem rekomendasi. Jadi apa yang harus dipelajari :
1. apakah itu sistem rekomendasi ?
2. bagaimana cara kerja sistem rekomendasi ?
3. data apa yang akan dipakai ?
4. apakah serendipity ?
5. bagaimana menemukan serendipity ?
6. apa yang sudah dilakukan orang orang dalam upaya menemukan serendipity ?
7. alat apa yang dipakai untuk menemukan serendipity ?
8. apakah ukuran serendipity itu ?
Okayyy.... jadi dalam menjawab pertanyaan itu semua diawali dengan referensi yang akan dipakai, karena tanpa referensi sepertihalnya mo lomba tapi g ada titik startnya. hehehehe... gimana mo dimulai. Referensi yang dipake adalah data dari movielens yang berkaitan dengan sistem rekomendasi serendipity. ni link ke sumbernya: https://grouplens.org/datasets/serendipity-2018/
Next kita bongkar isinya, kita donwload paper yang berkaitan, kita pelajari then kita cari bagaimana cara mengimprovenya.
Monday, October 3, 2011
Belajar bersama di sidorejo
Briket Tempurung Kelapa adalah bahan bakar alternatif terbuat dari bahan baku tempurung kelapa yang sudah di olah menjadi briket dan di harapkan menjadi bahan bakar pengganti sebagai pilihan yang dibutuhkan masyarakat
1. HEMAT & EKONOMIS. Hasil Lab. SUCOFINDO menunjukkan , bahwa Briket Tempurung Kelapa yang berkualitas B ( khusus untuk rumah tangga, rumah makan / restauran , home industri dan lain-lainnya) produksi PT. Marga Okapallo memiliki kalori 6481/kg dan mudah terbakar, menghasilkan energi panas tinggi dan tahan lama sehingga secara ekonomis menggunakan Briket Tempurung Kelapa akan lebih hemat apabila dibandingkan dengan jenis bahan bakar lainnya.
2. AMAN &RAMAH LINGKUNGAN. Diolah tanpa menggunakan bahan kimia, pada saat digunakan abunya tidak berterbangan dan tidak berasap , tidak meninggalkan noda hitam pada peralatan yang digunakan ( alat-alat dapur dan lain-lainnya) tidak mengeluarkan bau menyengat / aroma tidak sedap yang dapat mengganggu aktifitas kerja kesehatan maupun lingkungan.
KOMBET ( KOMPOR BRIKET)s
1. AMAN DAN PRAKTIS . – Kombet ( kompor briket) aman dan praktis saat digunakan, tidak menimbulkan resiko ledakan dan mudah perawatan .
2. BEBAS POLUSI DAN EKONOMIS. – Kombet ( kompor briket) dengan bahan bakar briket tempurung kelapa, sungguh memberikan nilai tersendiri bagi yang memahami pentingnya makna Sehat dan Hemat.
Keunggulan Briket Batok Kelapa
1. Lebih murah dan Ekonomis
2. Panas yang tinggi dan kontinyu sehingga sangat baik untuk pembakaran yang lama
3. Tidak beresiko meledak/terbakar seperti Kompor Minyak Tanah atau Kompor Elpiji
4. Tidak mengeluarkan suara bising serta tidak berjelaga sehingga tidak membuat alat2 memasak anda menjadi rusak
5. Sumber Briket Batok Kelapa berlimpah
6. Ramah Lingkungan dan aman Bagi Kesehatan terutama bagi Ibu-Ibu yang sering memasak didapur
PETUNJUK PEMAKAIAN :
1. Buka tutup sarangan kompor
2. Angkat sarangan kompor
3. Ambil pemantik, isi dengan kapas secukupnya dan beri spiritus sampai kapas basah dengan rata.
4. Taruh kembali pemantik pada tempatnya.
5. Tempatkan sarangan dan beri briket 10 – 11 biji.
6. Nyalakan pemantik melalui lubang samping.
7. Tunggu hingga briket terbakar sempurna ( ± 15 menit ).
8. Siap untuk digunakan.
Cara mematikan :
1. Ambil briket satu persatu, celupkan pada air sisi per sisi agar tidak pecah.
2. Atau, ambil briket satu persatu, semprot dengan sprayer berisi a
1. HEMAT & EKONOMIS. Hasil Lab. SUCOFINDO menunjukkan , bahwa Briket Tempurung Kelapa yang berkualitas B ( khusus untuk rumah tangga, rumah makan / restauran , home industri dan lain-lainnya) produksi PT. Marga Okapallo memiliki kalori 6481/kg dan mudah terbakar, menghasilkan energi panas tinggi dan tahan lama sehingga secara ekonomis menggunakan Briket Tempurung Kelapa akan lebih hemat apabila dibandingkan dengan jenis bahan bakar lainnya.
2. AMAN &RAMAH LINGKUNGAN. Diolah tanpa menggunakan bahan kimia, pada saat digunakan abunya tidak berterbangan dan tidak berasap , tidak meninggalkan noda hitam pada peralatan yang digunakan ( alat-alat dapur dan lain-lainnya) tidak mengeluarkan bau menyengat / aroma tidak sedap yang dapat mengganggu aktifitas kerja kesehatan maupun lingkungan.
KOMBET ( KOMPOR BRIKET)s
1. AMAN DAN PRAKTIS . – Kombet ( kompor briket) aman dan praktis saat digunakan, tidak menimbulkan resiko ledakan dan mudah perawatan .
2. BEBAS POLUSI DAN EKONOMIS. – Kombet ( kompor briket) dengan bahan bakar briket tempurung kelapa, sungguh memberikan nilai tersendiri bagi yang memahami pentingnya makna Sehat dan Hemat.
Keunggulan Briket Batok Kelapa
1. Lebih murah dan Ekonomis
2. Panas yang tinggi dan kontinyu sehingga sangat baik untuk pembakaran yang lama
3. Tidak beresiko meledak/terbakar seperti Kompor Minyak Tanah atau Kompor Elpiji
4. Tidak mengeluarkan suara bising serta tidak berjelaga sehingga tidak membuat alat2 memasak anda menjadi rusak
5. Sumber Briket Batok Kelapa berlimpah
6. Ramah Lingkungan dan aman Bagi Kesehatan terutama bagi Ibu-Ibu yang sering memasak didapur
PETUNJUK PEMAKAIAN :
1. Buka tutup sarangan kompor
2. Angkat sarangan kompor
3. Ambil pemantik, isi dengan kapas secukupnya dan beri spiritus sampai kapas basah dengan rata.
4. Taruh kembali pemantik pada tempatnya.
5. Tempatkan sarangan dan beri briket 10 – 11 biji.
6. Nyalakan pemantik melalui lubang samping.
7. Tunggu hingga briket terbakar sempurna ( ± 15 menit ).
8. Siap untuk digunakan.
Cara mematikan :
1. Ambil briket satu persatu, celupkan pada air sisi per sisi agar tidak pecah.
2. Atau, ambil briket satu persatu, semprot dengan sprayer berisi a
Dasar pertanian organik
Organik adalah cara bertani tanpa menggunakan pupuk kimia dan pestisida kimia.
dalam bertani organik, digunakan bahan bahan organik dan alami dalam pelaksanaan budidayanya.
dalam bertani organik, digunakan bahan bahan organik dan alami dalam pelaksanaan budidayanya.
Subscribe to:
Comments (Atom)